Penyedia webhosting di Indonesia sudah mulai banyak. Mengingat mudahnya memperoleh reseller domain di registrar tertentu dan mudahnya menyewa dedicated di luar negeri atau dalam negeri sehingga penyedia webhosting mulai menjamur.
Biasanya jika masih baru, server bisa menghandle dengan baik klien-klien yang menyewa server tersebut, tetapi jika sudah mulai banyak, server sudah mulai kelebihan beban (overload) sehingga beberapa masalah mungkin terjadi, seperti yang lazim disebut para user: “down” atau “unresponsive“.
Penyebab down server memang bermacam-macam dan biasanya karena ada proses tertentu yang memakan banyak resource atau ada serangan dari luar, baik Denial of Service Attack (DOS) atau lebih parah Distributed Denial of Service Attack (DDOS).
Tapi menurut pengalaman saya sebagai system administrator, kebanyakan server mengalami overload karena proses tertentu yang banyak memakan resource CPU.
Berikut saran saya kepada penyedia hosting (ini berdasarkan pengalaman saya dan pengalaman pembaca mungkin berbeda):
- Jika Anda berniat menghost banyak klien, lupakan penggunaan CPanel. CPanel dirancang bekerja baik jika penggunanya tidak lebih dari 150 account. Mengapa? CPanel menggunakan Perl untuk setiap proses administrasinya. Penggunaan bahasa scripting untuk melakukan proses administrasi sebenarnya tidak disarankan. Boleh dilakukan jika accountnya tidak terlalu banyak. Untuk klien yang lumayan banyak, cobalah menggunakan control panel sendiri atau menggunakan Directadmin. Directadmin ini walaupun tidak selengkap CPanel tetapi lebih realiable, fast dan ringan karena ditulis dengan bahasa C.
- Review setiap pendaftar yang ingin mendaftar. Lupakan pengguna yang hanya ingin “belajar”. Biasanya skrip-skrip pemula ini dapat melumpuhkan server Anda jika mereka belum terlalu mengerti bagaimana membuat skrip yang baik. Lebih baik Anda memprioritaskan pengguna enterprise atau pengguna yang fokus ke bisnis atau tujuan serius, bukan cuma ingin coba-coba skrip.
- Backup..backup dan backup. Tidak cukup hanya dengan secondary harddisk saja tetapi jika ingin benar-benar reliable, beli satu server lagi khusus untuk melakukan sinkronisasi semua server yang Anda punya. Semua data disinkronisasi tiap jam, selain dibackup di secondary harddisk di server yang sama tentunya. Memang mungkin biayanya akan lebih mahal, tapi toh pengguna Anda adalah pengguna potensial dan “serius” kan? Pikirkan jangka panjang, pikirkan reputasi Anda nantinya. Anda akan memberi added value dengan fitur seperti ini karena pengguna hosting Anda akan merasa aman. Rasa aman ada harganya toh? Dan saya yakin orang bisa mengeluarkan dana ekstra untuk mendapatkan rasa aman tersebut.
- Customer service yang handal. Ingat hampir tiap menit pelanggan memecat karyawannya, dalam artian jika service tidak memuaskan, pelanggan akan dengan mudahnya meninggalkan Anda. Anda mungkin berpikir bahwa “ah cuma satu doang yang hengkang dari gue, kan masih banyak yang akan datang membeli dagangan gue, kan hosting di tempat gue lebih murah (atau murahan?) dari yang lain”. Ingat jika yang hengkang ini bercerita kepada yang lain, reputasi Anda akan menjadi buruk. Good news spreads fast, but bad news spreads faster…Tingkatkan pelayanan Anda. Pilih khusus orang-orang berdedikasi tinggi untuk melayani pelanggan. Jika Anda mengalami kesulitan, jangan biarkan mereka menunggu. Update terus apa yang bisa Anda kabari kepada mereka jika ada masalah. Jika Anda merasa bersalah, berikan kompensasi yang layak.
- Amankan server Anda. Jika perlu pakai pihak ketiga untuk mengamankan server Anda. Di luar negeri ada beberapa perusahaan khusus yang 24/7 menyediakan layanan memonitor, melakukan patch, melakukan pengamanan dan sebagainya. Anda dapat menggunakan jasa tersebut sehingga Anda dapat fokus ke bisnis, bukan hanya mengurusi server saban menit, jam atau per hari. Fokus untuk mendapatkan margin yang lebih tinggi dengan memasarkan produk-produk yang potensial. Ingat, webhosting hanya sebagai core bisnis. Banyak bisnis lain yang bisa dikembangkan dari core bisnis ini.
Saya kira cukup 5 saran itu yang bisa dijadikan pegangan untuk menjaga kelangsungan bisnis webhosting Anda.
wah asik neh mas… banyak belajar dari artikel di atas. Hidup kutucape…
btw, cara mendeteksinya gimana ya?
Serverku lagi kelebihan beban banget nih. Masih cari2 tau cara menstabilkannya. Ada yg bilang sih diserang. tapi gak tau gimana mendeteksinya.
Untuk saran2 buat hosting dah aku terusin ke admin hostingku. Makasih banyak ya tulisannya bagus banget.